Cara Pemesanan

Kirim sms ke 0813 993 28250 atau email ke kacamata3d@gmail.com mengenai detail pesanan, nama, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, jenis pengiriman yang diinginkan (kilat atau reguler).

Total biaya berikut ongkos kirim akan disms secepatnya. Pengiriman melalui jasa kurir JNE, biayanya bisa dicek di 
www.jne.co.id. Pengiriman dari Jakarta, 1 kg kurang lebih 12 - 14 pcs kacamata.

Transfer pembayaran bisa dilakukan melalui BCA atau MANDIRI


Pengiriman akan dilakukan 1 hari setelah pembayaran diterima (selama persediaan masih ada), dengan waktu pengiriman di atas jam 19.00 setiap harinya, kecuali hari libur.

No resi pengiriman akan disms secepatnya. Perlu dijelaskan bahwa nomor tersebut baru akan diupload oleh JNE pusat (bukan agen) tengah malam di website 
www.jne.co.id sehingga tracking online baru bisa dilakukan efektif keesokan harinya.

Mohon maaf sampai saat ini belum menerima COD
 .

Read More......

Sony PlayStation 3D Display: TV 3D 24" Khusus untuk PS3


Setelah membeli TV 3D LG Agustus tahun lalu, saya memang sudah berencana membeli monitor 3D untuk digunakan pada PC. Karena TV 3D saya sebelumnya menggunakan kacamata pasif (Circular Polarize), kali ini saya mencoba mencari monitor 3D dengan kacamata aktif (menggunakan baterai/shutter).
Sempat berniat membeli 3D Display ini dari USA, hanya terpaksa dibatalkan mengingat biaya shippingnya terlalu mahal (10 kg, sekitar 2,3 juta belum termasuk bea cukai). Kemudian saya mencoba mencari TV ini di forum jual beli kaskus, tempat menjual bermacam-macam barang unik dengan harga miring. Benar saja, ada seorang kaskuser menjual Sony 3D Display ini dengan harga bersahabat, 4,5 juta rupiah. Setelah selesai bertransaksi, saya berjanji apabila puas, saya akan menulis review TV ini di blog saya.

Kelengkapan dan Aksesoris
Sony PlayStation 3D display adalah TV LED 3D khusus untuk PlayStation yang bisa difungsikan sebagai monitor PC dengan resolusi maksimal 1920 x 1080 (1080p).
LED 3D 24" ini pertama kali keluar di Amerika bulan November 2011 ($499), dan baru saja keluar di Eropa pada akhir April 2012 (£465). Harganya yang cukup tinggi ternyata tetap membuat penggemar PS3 antusias dengan langsung terjual habis pada minggu pertama penjualannya di Inggris.
Selain TV itu sendiri, aksesoris yang diberikan antara lain 1 buah kacamata 3D shutter, mini USB untuk charge kacamata, kabel power, kabel HDMI 1.4, pouch untuk kacamata 3D, buku manual, dan game untuk PS3, Motorstorm: Apocalypse. 


Tampilan LED ini sekilas mirip PSP ukuran besar, dengan sisi kiri kanan berbentuk cembung sebagai tempat speaker. Pada sisi belakang  terdapat mini sub-woofer, sehingga kualitas suara yang dikeluarkan cukup baik, jauh lebih baik dibandingkan speaker built in monitor pada umumnya. Di bagian belakang, terdapat 2 slot HDMI dan 1 slot component (Hijau-Biru-Merah untuk Video dan Merah-Putih untuk Audio), sehingga bisa digunakan untuk PS3, monitor PC dan BluRay Player sekaligus. 
Di sisi belakang kanan terdapat beberapa tombol pengaturan seperti tombol power, menu, volume, dan 3D. Tidak adanya remote membuat semua pengaturan harus melalui tombol ini. Cukup sulit karena tombol ini tidak terlihat dari depan.

Untuk kacamata 3D nya sendiri cukup besar, bisa dipakai berbarengan dengan kacamata biasa (buat yang berkacamata). Di bagian atas kacamata terdapat tombol power kecil, yang apabila ditekan indikator lampu berwarna merah akan menyala berkedip menandakan kacamata telah aktif. Disamping tombol power terdapat tutup kecil bertanda segitiga,yang bisa dibuka ke atas. Di bawahnya terdapat slot USB kecil buat charge kacamata apabila baterainya habis. Untuk melakukan charge ulang cukup cepat, tidak sampai 15 menit ketika dicoba pertama kali dengan menggunakan slot USB PC. Menurut spesifikasinya, baterai tersebut bisa bertahan sampai 30 jam sebelum harus di charge ulang lagi. 


Yang menarik, hampir semua item yang diberikan, mulai dari TV, kacamata, kabel HDMI, hingga pouch kacamata terdapat logo khas PlayStation. Mungkin untuk menegaskan 3D Display ini memang sengaja diciptakan khusus untuk konsol PlayStation.

Sebagai Monitor PC
Permukaan layarnya yang mengkilap membuat tampilan gambar dan warna tampak sangat cerah. Dengan resolusi 1080p, gambar yang dihasilkan pun sangat tajam. Awalnya gambar yang ditampilkan cukup menyilaukan terutama saat membaca teks, akibat settingan brightness dan contrass dari pabrik yang terlalu tinggi. Setelah mencoba-coba dan googling dari beberapa website, saya menemukan settingan yang pas untuk PC sebagai berikut: Backlight 5, Brightness 50, Contrast 82, Color 43, Hue +7, Sharpness 3 dan Color Temperature Warm.


Untuk pengetesan pertama, saya mencoba memutar film 3D Half-SBS koleksi saya. Dengan menggunakan software gratis Media Player Classic, 3D subtitle dengan format IDX/SUB pada film keluar dengan baik. Seperti TV 3D lainnya, awalnya terdapat dua gambar berdampingan (side by side). Kemudian dengan tombol 3D yang ada di belakang TV, gambar tersebut bisa diubah menjadi 3D dengan memilih opsi side-by-side. Ketika menerima sinyal 3D dari TV, secara otomatis lensa kacamata menjadi sedikit gelap dan efek 3D pun keluar. Selain side-by-side, pada TV terdapat juga opsi lain yaitu top-bottom dan Auto. 


Pada pengetesan kedua, saya menggunakan file 3D BluRay ISO, yaitu keping BluRay 3D yang telah dikonversi menjadi file .iso. Bedanya file ISO ini dengan film 3D Half-SBS adalah adanya menu dan fitur lengkap seperti pada BluRay, resolusinya pun lebih tinggi dan ukuran filenya jauh lebih besar (25 - 50 GB per judul!) Untuk memutar file iso ini butuh perlengkapan khusus seperti VGA Card yang support HDMI 1.4a (saya menggunakan nVidia GTX 580), sofware pemutar Cyberlink PowerDVD 12, dan Daemon Tools Lite. Karena Cyberlink tidak support file .iso dan hanya bisa memutar Bluray 3D dari keping BluRay nya langsung,  saya menggunakan Daemon Tools Lite untuk membuat BD ROM Drive Virtual dulu.  Tujuannya adalah membuat seakan-akan PC saya memiliki BD ROM dengan keping BluRay 3D di dalamnya sehingga bisa diputar oleh Cyberlink. Sebelumnya, harus dipastikan dulu settingan di nVidia Control Panel sudah dipilih opsi 'Enable Stereoscopic 3D' dan resolusi display diubah menjadi 1080p 24Hz. 
Untuk pengetesan kedua ini, saya menggunakan film 3D IMAX Legend of Flight.iso. Efek 3D yang didapat memang sangat jernih dan bagus. Di Cyberlinknya sendiri terdapat settingan 3D untuk mengatur kedalaman efek 3D yang diinginkan, hal ini tidak bisa didapatkan pada film side-by-side.


Pada pengetesan ketiga, saya mencoba memainkan game PC 3D. Sayangnya ternyata software dari nVidia belum mendukung TV ini. Meskipun pada settingan dan pengetesan 3D  di control panel nVidia berjalan lancar, namun ketika game dijalankan, efek 3d tidak keluar. Kemudian saya mencoba software tambahan dari nVidia, 3DTV Play, hasilnya sama saja, efek 3D tidak keluar. Satu-satunya game yang berhasil keluar efek 3Dnya adalah Crysis 2, itu pun karena di dalam gamenya sendiri sudah ada settingan 3Dnya, dan bukan hasil dari software nVidia.
Kemudian saya mencoba software Tridef. Sama seperti nVidia atau iz3D, software ini bisa mengkonversi game PC 2D menjadi 3D. Kelebihannya Tridef sudah mendukung output side-by-side, salah satu fitur yang ada di TV ini. Saya mencoba beberapa game seperti Burnout Paradise, The Elder's Scroll 5 Skyrim dan Grand Theft Auto IV. Output side-by-side yang dihasilkan cukup baik, settingannya pun cukup mudah. Ketika opsi side-by-side pada TV diaktifkan, efek 3D pun keluar dengan baik. Hanya karena keterbatasan format side-by-side ini, gambar yang bisa dikeluarkan maksimal hanya 720p@60Hz. 


Sebagai TV 3D untuk PS3
Ketika Sony 3D display dipasang pada PS3, secara otomatis PS3 langsung mengenali 'pasangannya' ini. Pada saat dicoba dengan game Gran Turismo 5,  di awal loading secara otomatis keluar disclaimer tentang 3D. Namun untuk bisa menikmati efek 3D pada game PS3, sebleumnya kita harus mengaktifkan dulu fitur 3D pada setting menu di masing-masing game. Pada GT5, selain settingan enabled/disabled, kita juga bisa mengatur parallax dan convergence, yaitu tingkat kedalaman efek 3D dan jauhnya objek keluar dari layar. Untuk kenyamanan mata, di sarankan settingan tetap diatur di tengah atau medium.

Pada game Gran Turismo 5, gambar terlihat sangat jernih, efek 3D pun keluar dengan sempurna. Untuk view dari belakang mobil, convergence pada setting menu bisa diatur sehingga mobil seakan berada di luar layar. Untuk view dari dalam mobil (cabin view), antara setir, kaca mobil dan pemandangan di luar mobil, terlihat sangat jelas jarak antar layer sehingga suasananya seperti menyetir dari dalam mobil sungguhan.




Satu fitur andalan Sony 3D Display ini adalah SimulView, yaitu teknologi yang memungkinkan 2 pemain bisa melihat gambar yang berbeda dalam 1 layar. Hal ini membuat permainan 2 player yang selama ini dimainkan secara split screen (layar dibagi 2), bisa menjadi full screen. Hanya saja untuk menggunakan SimulView ini dibutuhkan 2 kacamata 3D dan game yang kompatibel seperti Gran Turismo 5 dan Motorstorm: Apocalypse. Meskipun setiap player diharuskan memakai kacamata 3D, untuk fitur SimulView ini gambar yang dihasilkan hanya 2D, karena masing-masing kacamata hanya menangkap 1 buah gambar saja.




Kesimpulan
Sony Playstation 3D Display ini memang dibuat khusus untuk PS3, sehingga semua fitur pada TV ini bisa berjalan dengan maksimal pada PS3.


Sebagai alternatif, TV ini bisa juga digunakan sebagai monitor PC. Hanya saja untuk memainkan game PC 3D ada keterbatasan, antara lain harus menggunakan software Tridef ($50) dan gambar yang dikeluarkan maksimal hanya 720p. Namun apabila digunakan sebagai monitor 2D biasa, gambar yang dihasilkan sangat tajam dengan warna yang lebih cerah dari monitor pada umumnya.

Karena hanya tersedia slot HDMI dan component, TV ini tidak bisa digunakan untuk menonton siaran TV biasa.


Untuk spesifikasi lengkap dari Sony 3D Display ini bisa dilihat di website resminya di sini.


Read More......

Kacamata Colorcode Original: Efek 3D Lebih Baik


Untuk melengkapi koleksi kami, saat ini kami juga menjual kacamata original dari ColorCode. Meskipun kacamata ini terbuat dari karton (cardboard), kacamata ini memiliki keunggulan dibandingkan kacamata plastik sejenis, yaitu efek ghosting atau gambar berbayang yang berkurang jauh. Hal ini karena ColorCode menggunakan lensa khusus yang memang terbukti lebih baik dalam mengatasi efek ghosting.


Untuk peminat film 3d yang masih menggunakan LCD biasa (non 3D), kacamata jenis Amber Blue memang pilihan yang terbaik, karena warna yang dihasilkan bisa mendekati warna aslinya. Selain itu, semua film 3D jenis Amber Blue ini pun masih cukup nyaman untuk ditonton tanpa kacamata sekalipun.


Penjelasan lebih detail mengenai kacamata ini ada di situs resmi ColorCode di www.colorcode3d.com.

Read More......

Review LG 32LW4500 Cinema 3D: TV 3D dengan Harga Paling Terjangkau



Jujur saja, sebetulnya sudah lama saya ingin membeli TV 3D. Tapi selain harganya masih tidak masuk akal, repotnya menggunakan kacamata aktif yang harus dicharge terus-terusan membuat saya selalu punya alasan untuk menunda pembeliannya. Belum lagi harga kacamata aktif yang masih mahal, sehingga sulit untuk dimiliki dalam jumlah banyak. Padahal menonton bersama keluarga adalah tujuan utamanya. 

Ketika LG mengeluarkan TV Cinema 3D dengan kacamata pasif, saya mulai tertarik lagi untuk memiliki TV 3D. Akhirnya sekitar 1 minggu yang lalu, ketika ada penawaran discount yang cukup besar dari salah satu toko elektronik terbesar di Jakarta, saya jadi juga membeli LG 32LW4500 Cinema 3D. Harganya cukup murah dibandingkan TV 3D lainnya; sekitar 5,5 juta dan sudah mendapatkan 9 buah kacamata. Harga yang sama dengan yang saya keluarkan 2 tahun yang lalu untuk membeli LCD 720p pertama saya.

Sekarang pertanyaannya, apakah saya cukup puas dengan pembelian ini?

Secara garis besar, saya sangat puas dengan TV baru saya ini.
Seperti TV LED lainnya, bentuknya jauh lebih ramping, dengan warna gambar yang lebih cerah dibandingkan LCD. 
Saya mencoba film 3D Side By Side (SBS) yang dicopy ke dalam external harddisk dan disambungkan ke slot USB di belakang TV.  Hasilnya sangat memuaskan. Masih terlihat sedikit ghosting apabila ditonton dari sudut miring atau dari arah atas. Namun untuk pandangan tegak lurus depan, efek 3D terlihat sempurna. Saya mencoba menggunakan kacamata Circular Polarized CP201 yang sebelumnya hanya bisa digunakan di blitzmegaplex. Ternyata cocok dan bisa berfungsi dengan baik.

Seperti kebanyakan TV 3D lainnya, TV ini belum support audio DTS. Film SBS dengan audio DTS menjadi film bisu atau tidak keluar suaranya. Hal ini membuat saya harus mengkonversi ulang beberapa koleksi film 3D SBS saya menjadi format Dolby Digital (AC3).
Untuk file subtitle external (srt), bisa terbaca dengan baik. Hanya saja tampilan subtitle tidak diubah menjadi 3D seperti halnya di bioskop. Akibatnya, posisi subtitle yang rata dengan permukaan layar ini kadang mengganggu fokus mata, yang umumnya bergeser maju-mundur sewaktu melihat tayangan 3D.

Saya juga mencoba memutar film 3D SBS dengan AC Ryan PlayOn! HD media player. Di sini film dengan audio DTS tidak perlu dikonversi, karena PlayOn! HD bisa memutar audio DTS.

Namun masalahnya, fungsi subtitle dengan PlayOn! HD tidak cocok untuk menonton film 3D.  Hal ini karena PlayOn! mengeluarkan subtitle dalam kondisi gambar masih dalam posisi Side by Side. Ketika kedua gambar yang berdampingan tersebut ditumpuk menjadi satu sesuai cara kerja TV 3D, subtitle ikut bertumpuk sehingga menjadi tidak terbaca.
Mudah-mudahan dalam waktu dekat, AC Ryan mengeluarkan update firmware untuk subtitle 3D ini.

Bagi yang berencana memiliki TV 3D, saat ini LG Cinema 3D ini adalah solusi yang paling terjangkau. Kacamata pasif yang ringan, murah dan tidak menggunakan baterai merupakan keunggulan utama dari TV ini.

Untuk koleksi film 3D SBS bisa didapatkan juga di sini.

Read More......

FAQ Kacamata 3D

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah membeli produk dari kami. Selama berkomunikasi dengan para pelanggan dan juga calon pelanggan, banyak masukan-masukan dan pertanyaan-pertanyaan yang kami terima mengenai kacamata 3D yang kami jual ini. Untuk itu kami mencoba merangkum beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan, semoga bisa membantu pengunjung  untuk lebih memahami produk yang kami jual ini.
FAQ ini akan terus kami update. Untuk itu jangan sungkan untuk mengirim pertanyaan lewat email, sms atau menulis di shoutbox pertanyaan yang telah kami sediakan di halaman utama.

Read More......

FAQ Kacamata Anaglyph




1.
Q: Apakah kacamata 3D anaglyph red/cyan dan green/magenta ini bisa digunakan di TV biasa? Atau harus ditambah alat khusus supaya bisa keluar efek 3Dnya?
A: Kacamata 3D anaglyph bisa digunakan untuk semua TV (kecuali TV hitam putih) baik itu TV tabung, LCD, TV plasma, monitor dsb. Selain TV, alat yang dibutuhkan antara lain DVD player biasa dan film DVD 3D Anaglyph. Tidak perlu tambahan alat khusus lagi.

2.
Q: Apa perbedaan fungsi dari kacamata red/cyan (merah/biru) dengan green/magenta (hijau/magenta)?
A: Pada dasarnya, film 3D anaglyph ada 3 macam, yaitu film 3D red/cyan, green/magenta dan amber/blue. Warna kacamata harus menyesuaikan film yang mau kita tonton.
Kacamata red/cyan berfungsi untuk menonton film 3D red/cyan, kacamata green/magenta untuk film 3D green/magenta dan kacamata amber/blue untuk menonton film 3D amber/blue.

3.
Q: Kalau saya hanya mau beli 1 jenis warna kacamata saja, warna apa yang sebaiknya saya ambil?
A:  Untuk yang mau membeli 1 jenis saja, disarankan mengambil warna red/cyan karena lebih umum. Selain filmnya lebih banyak,  warna red/cyan kompatibel dengan software 3D untuk PC games (iz3d, nVidia 3D  driver), serta bisa digunakan untuk melihat foto 3D, YouTube 3D dan komik 3D



4.
Q: Apa saja judul-judul film 3D tersebut  beserta masing-masing warna kacamatanya?
A: Beberapa judul film 3D yang terbaru antara lain:
Warna red/cyan: Polar Express 3D, National Geographic Sea Monsters 3D, Final Destination 3D, Fly Me To The Moon 3D.
Warna green/magenta: Coraline 3D, My Bloody Valentine 3D, Journey to The Center Of The Earth 3D dan Bob’s Big Break 3D.
Warna amber/blue: Ghost from the Abyss 3D dan Chuck 3D.

5.
Q: Dimana saya bisa mendapatkan film-film 3D tersebut?
A: Untuk mendapatkan film-film 3D terbaru bisa klik di sini.

6.
Q:Saya lihat di website tersebut ada dua format film 3D, yaitu DVD dan MKV. Bisa dijelaskan perbedaan dari masing-masing format tersebut?
A:Untuk film 3D dengan format DVD, sama seperti film DVD biasa yang umum ada di pasaran, bisa diputar di DVD player biasa.
Untuk film dengan format MKV, umumnya merupakan file movie hasil konversi/kompres dari BluRay (BluRay ripped).
Kelebihan MKV ini adalah resolusi yang lebih tinggi (bisa full HD 1080p). MKV tidak bisa diputar di DVD player, hanya bisa disetel di PC dengan processor minimal Core 2 Duo atau setara, dengan software Media Player Classic. Atau bisa juga dengan HD player seperti Play On HD, WDTV, dsb.

7.
Q: Bagaimana sebenarnya cara kerja kacamata 3D?
A: Kita bisa melihat efek 3D apabila mata kiri dan mata kanan kita melihat objek yang sama dari dua sudut pandang yang berbeda, sama seperti cara kerja mata kita sehari-hari. Untuk mengeluarkan efek 3D tersebut, film mengeluarkan 2 gambar sekaligus, yaitu gambar untuk mata kiri dan kanan. Fungsi kacamata 3D adalah untuk memilah gambar untuk mata kiri dan gambar untuk mata kanan.

8.
Q: Mengapa harus ada 2 warna untuk setiap kacamata?
A: TV biasa (TV tabung, LCD, monitor) hanya memiliki 1 buah layar sehingga satu-satunya cara untuk memisahkan kedua gambar hanyalah dengan warna. Logikanya adalah, apabila mata kiri kita menggunakan lensa berwarna merah, mata tersebut tidak bisa melihat semua objek berwarna merah yang ada di TV. Begitu juga sebaliknya, mata kanan kita yang menggunakan lensa berwarna biru tidak bisa melihat objek berwarna biru. Dengan begitu ada gambar berbeda yang tersembunyi dan timbul di kedua mata kita, sehingga tercipta efek 3D.

9.
Q: Dengan lensa yang terdiri dari 2 warna tersebut, bukankah warna gambar yang kita tonton akan menjadi kacau dan membuat pusing?
A: Saat pertama kali mencoba, umumnya orang akan merasa seperti itu. Efek tersebut akibat dari warna yang berbeda pada masing-masing mata, sehingga otak perlu beradaptasi untuk mencampur warna tersebut menjadi satu. Setelah beberapa waktu (sekitar 5-10 menit), warna akan kembali hampir seperti semula, hanya menjadi sedikit lebih gelap (seperti memakai kacamata hitam). Hal ini karena campuran warna antara red + cyan atau  green + magenta atau amber + blue = abu-abu.

10.
Q: Saya sudah mencoba beberapa film 3D dengan kacamata anaglyph. Efek 3Dnya memang keluar, tapi mengapa beberapa film masih terlihat berbayang?
A: Seperti jawaban pertanyaan no. 8 di atas, mata kita yang menggunakan lensa berwarna merah diharapkan tidak bisa melihat objek/bayangan di tv yang berwarna merah juga. Hal ini bisa tercapai apabila warna merah di TV sama persis dengan warna merah dari lensa kacamata. Begitu juga dengan warna biru.
Hanya saja seringkali hali ini sulit tercapai karena warna dari masing-masing merek LCD/TV/Monitor yang tidak sama, ditambah lagi warna film yang dikeluarkan masing-masing rumah produksi tidak sama.
Akibatnya, mata kiri kita masih bisa melihat gambar yang seharusnya hanya buat mata kanan, atau sebaliknya, sehingga terjadi apa yang disebut ghosting (berbayang). Meskipun pada umumnya bayangan tersebut hanya samar-samar saja dan bisa diabaikan.

11.
Q: Adakah yang bisa kita lakukan untuk mengurangi ghosting tersebut?
A: Disarankan untuk mematikan lampu ruangan, karena seringkali sinar dari lampu merubah warna yang keluar dari TV/LCD, terutama lampu dengan warna kuning/warm white. Selain itu bisa diatur brightness/contrass pada TV sampai ghosting hilang/berkurang.



12.
Q: Bagaimana cara menentukan apakah sebuah film 3D atau bukan? Saya pernah membeli DVD di salah satu Trade Center yang covernya ada tulisan 3D, tapi setelah diputar tidak keluar efek 3Dnya.
A: Ciri yang paling jelas dari film 3D adalah adanya tambahan bayangan dengan dua warna seperti contoh gambar di bawah ini. Apabila tidak ada bayangan seperti itu, film tersebut bukan film 3D, meskipun di covernya ditulis ‘3D’.

Film 3 Dimensi (3D)


Film 2 Dimensi (2D)

13.
Q: Bagaimana cara menentukan warna kacamata yang harus digunakan untuk masing-masing film 3D?
A: Pada saat film diputar, bisa diperhatikan warna-warna bayangan yang keluar pada gambar. Apabila bayangan tersebut berwarna merah-biru, maka harus menggunakan kacamata merah biru (red/cyan). Begitu juga apabila berwarna hijau-magenta, maka harus menggunakan kacamata hijau/magenta (green/magenta), seperti contoh di bawah ini.

Film 3D Anaglyph Red/Cyan


Film 3D Anaglyph Green/Magenta

14.
Q: Apa yang terjadi apabila saya salah menggunakan warna kacamata untuk menonton film 3D?
A: Gambar tetap berbayang dan efek 3D tidak keluar. Hal ini akibat warna di TV dan kacamata tidak sama sehingga filter kacamata tidak bisa menyaring warna yang seharusnya (seperti yang dijelaskan pada pertanyaan no. 8)

15.
Q: Saya sudah mencoba berbagai macam kacamata 3D untuk menonton film 3D, hanya saja saya tidak bisa melihat efek 3D yang keluar. Mengapa bisa seperti itu?
A: Beberapa orang dengan kelainan tertentu pada matanya seperti mata minus/plus/silinder yang parah dan buta warna parah memang tidak bisa melihat efek 3D. Selain itu orang dengan kedua mata yang tidak sejajar (juling) atau mengalami kebutaan pada salah satu matanya juga tidak bisa melihat efek 3D ini. 

Read More......

FAQ Kacamata 3D Polarized



1. 
Q: Apakah kacamata polarized bisa digunakan untuk TV biasa seperti TV tabung, LCD, Monitor, LED TV dan LED 3D TV?
A: Kacamata 3D Polarized tidak bisa digunakan untuk TV/LCD/Monitor jenis apapun, kecuali TV 3D LG terbaru jenis Cinema 3D yang cocok dengan jenis Circular Polarize. Kacamata ini bisa menangkap gelombang polarized dari proyektor polarized yang hanya terdapat pada bioskop-bioskop 3D atau gambar dari TV 3D LG jenis Cinema 3D. 


2. 
Q: Saya punya proyektor di rumah. Berarti saya bisa menggunakan kacamata 3D polarized ini buat nonton film 3D di rumah?
A: Tidak juga. Proyektor yang digunakan untuk memutar film 3D harus memiliki filter polarized khusus untuk bisa menghasilkan gelombang polarized yang bisa ditangkap oleh kacamata 3D.


3. 
Q: Bagaimana dengan TV LED 3D Samsung, bukannya warna lensa kacamatanya mirip-mirip dengan kacamata 3D polarized?
A: Sebetulnya tidak mirip sama sekali. Kacamata 3D polarized merupakan kacamata yang pasif, tidak menggunakan baterai dan hanya berupa lensa polarized saja. Sedangkan kacamata 3D untuk 3D LED TV  Samsung, LG, dsb merupakan kacamata aktif, menggunakan baterai, dengan sistem buka-tutup secara bergantian antara lensa kiri dan kanan, yang frekwensinya disesuaikan dengan output gambar dari 3D LED TV nya. Saat ini LG telah mengeluarkan TV 3D dengan kacamata pasif (tanpa baterai) yang cocok dengan kacamata circular polarized.


4. 
Q: Saya mempunyai LCD 52" Full HD 1080p. Kacamata apa yang paling bagus dan cocok untuk LCD saya ini?
A: Semua jenis TV, baik itu LCD, LED, TV Tabung, Monitor, hanya bisa menggunakan kacamata 3D dengan lensa berwarna/anaglyph seperti kacamata red/cyan, green/magenta dan amber/blue. Sehingga jenis kacamata itulah yang terbaik untuk semua TV, termasuk LCD 52" Full HD 1080p.


5. 
Q:Apakah saya bisa mendapatkan film 3D untuk kacamata polarized?
A:Film 3D polarized merupakan film bioskop yang tidak dijual bebas seperti DVD/Bluray. Semua film 3D yang ada dipasaran kebanyakan adalah untuk kacamata anaglyph red cyan, green magenta atau amber blue. Untuk yang menggunakan LG Cinema 3D bisa menggunakan film 3D Side by Side (SBS) yang bisa didapatkan di sini.


6. 
Q: Apakah di sini jual kacamata aktif buat 3D LED TV?
A: Untuk sementara ini kami tidak berencana untuk menjual kacamata  aktif 3D LED TV karena selain harga satuannya masih sangat mahal, setiap merek memiliki frekwensi yang berbeda-beda akibatnya kacamata 3D Samsung tidak bisa digunakan di LED TV LG, dan juga sebaliknya. Untuk kacamata pasif LG Cinema 3D bisa menggunakan jenis Circular Polarized.


7. 
Q: Apa bedanya Circular Polarized dan Linear Polarized?
A: Perbedaannya ada di teknik polarisasinya. Circular polarized bisa digunakan di blitzmegaplex, linear polarized bisa digunakan di TMII, Teater 4D Gelanggang Samudera dan Ocean Park. Keduanya memiliki kekurangan dan keunggulan masing-masing. Untuk lebih jelasnya bisa klik di sini.


8. 
Q: Apa keuntungannya punya kacamata polarized sendiri? Bukannya di bioskop sudah dikasih pinjam?
A: Sebagian orang menganggap kacamata merupakan barang yang bersifat 'private', sama seperti pakaian, sikat gigi, sisir atau topi, sehingga mereka lebih nyaman apabila memakai miliknya sendiri. Selain itu meskipun dikasih pinjam, kacamata yang dipakai bersama umumnya tidak higienis,  seperti yang bisa dibaca di artikel berikut ini. Apalagi penyakit mata merupakan penyakit yang sangat mudah menular, maka dianjurkan penonton, terutama yang sering nonton film 3D di bioskop untuk membawa kacamatanya sendiri. Atau paling tidak membersihkan kacamata pinjamannya dengan tissue beralkohol sebelum digunakan.


9. 
Q: Bagaimana hasilnya apabila saya menggunakan kacamata 3D linear polarized di bioskop yang menggunakan proyektor circular polarized? Atau sebaliknya?
A: Hasilnya adalah gambar tetap berbayang seperti tidak memakai kacamata 3D.


10. 
Q: Kacamata di XXI terasa berat dan kurang nyaman. Apakah saya bisa memakai kacamata polarized ini sebagai penggantinya buat nonton di XXI?
A: Tidak bisa. XXI menggunakan teknologi dolby 3D yang berbeda dengan polarized, harus menggunakan kacamata khusus dolby 3D. Kacamata polarized baik itu circular ataupun linear tidak bisa digunakan di XXI. Apabila dicoba, hasilnya gambar tetap berbayang seperti tidak memakai kacamata. Sebagai informasi tambahan, kacamata XXI terasa berat karena diberi chip anti maling, karena kacamata dolby 3D harganya sangat mahal dan tidak dijual bebas di pasaran. Untuk lebih jauhnya mengenai dolby 3D ini bisa baca di sini.

Read More......

Ulang Tahun I kacamata3d.com: 20% DISCOUNT ON ALL ITEMS! (s/d 31 Mei 2011)



Tidak terasa sudah 1 tahun website kami berdiri dan melayani para pelanggan semuanya. Website kami launching pertama kali pada tanggal 22 Mei 2010 setelah sebelumnya selama 6 bulan kami hanya berjualan di forum terbesar dan terbaik di Indonesia: www.kaskus.us.


Dalam rangka ulang tahun yang pertama ini, kami memberikan discount sebesar 20% untuk semua barang.


Selain kacamata 3d yang ada di sini, kami juga menjual film 3d yang bisa diakses di www.film3dimensi.blogspot.com atau dengan meng-click 'Film 3d' pada label menu di sebelah kiri halaman ini.


Discount ini berlaku mulai tanggal 22 Mei 2011 s/d tanggal 31 Mei 2011.


Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan TERIMA KASIH yang sebesar-besarnya kepada semua pelanggan yang  telah membeli dan percaya kepada kami. Terlebih lagi kepada mereka yang berbaik hati memberikan testimonial di website ini maupun di kaskus yang sangat-sangat membantu penjualan kami selama ini. 
Kami sangat menghargai pengorbanannya untuk datang kembali mengunjungi website kami, dan menulis testimonial yang sebetulnya tidak memberikan keuntungan apapun terhadap mereka, hanya sebuah ketulusan hati untuk membantu penjualan kami. Setiap testimonial tersebut sangat berarti bagi kami, dan merupakan hadiah yang tidak ternilai setiap kali kami membacanya.


Tanpa testimonial tersebut, tidak mungkin kami bisa bertahan selama ini di tengah menurunnya kepercayaan orang untuk membeli barang secara online. Syukurlah sampai saat ini belum ada 1 pun kasus barang tidak terkirim atau tidak sampai selama pengalaman kami berjualan. Semoga hal itu tidak akan pernah terjadi, dan kami bisa selalu memberikan pelayanan yang terbaik.


Selain itu kami juga minta maaf yang sebesar-besarnya atas semua kekurangan kami seperti telat membalas sms, email, pm, pertanyaan dan juga atas masalah yang pernah terjadi akibat kecerobohan kami seperti: keliru mengirimkan jenis kacamata, error pada dvd film, paket tidak sampai tepat waktu, dan kesalahan-kesalahan lainnya. Syukurlah atas pengertian pelanggan, masalah tersebut bisa kami atasi dan kami berusaha sebisa mungkin untuk mengganti dan tidak merugikan pelanggan yang telah percaya kepada kami. Semoga di tahun kedua ini, kami bisa meningkatkan pelayanan kami seiring dengan meningkatnya pengalaman kami berjualan secara online.


Salam tulus,
Edwin 
www.kacamata3d.com
email: kacamata3d@gmail.com





Read More......

Sekilas Mengenai Kacamata 3D Amber Blue


Kacamata 3d Amber/Blue
Kacamata 3D Amber/Blue yang dikembangkan oleh Colorcode ini adalah kacamata 3D dengan lensa Amber (coklat keabuan) untuk mata kiri dan Blue (biru tua) untuk mata kanan. Keunggulan utama dari kacamata ini adalah kemampuannya untuk menghasilkan gambar 3D dengan warna yang lebih natural. Kualitas warnanya bisa dibilang sudah mendekati teknologi 3D polarized di bioskop atau 3D LED TV. 
Hanya saja untuk masalah ghosting (gambar berbayang), masih tetap ada dan cukup sering ditemukan. 


Untuk menghasilkan warna yang natural, cara kerjanya ternyata cukup sederhana. Warna biru tua yg cukup pekat di mata kanan, berfungsi untuk merubah warna gambar menjadi monochrome. Sedangkan warna amber (coklat keabuan) di mata kiri, merupakan warna netral, nyaris tidak merubah warna gambar. Sehingga bagi mata kiri, gambar tetap terlihat full color. Kombinasi monochrome dan full color ini oleh kedua mata kita mudah dicerna menjadi sebuah gambar 3D dengan warna yang full color. 

Sama seperti kacamata 3D lainnya, gambar 3D yang dihasilkan menjadi sedikit lebih gelap. Namun hal ini bisa diatasi dengan cara menambah gamma/brightness/contrass pada TV atau LCD sampai mendapatkan terang yang diinginkan. 


Keunggulan lainnya, film 3D untuk jenis kacamata Amber/Blue ini tidak terlalu kentara bayangan 3Dnya. Sehingga film 3D jenis ini masih 'cukup nyaman' untuk ditonton oleh orang yg tidak memakai kacamata 3d sekalipun. 


Secara keseluruhan, kacamata Amber/Blue ini adalah solusi ideal untuk menikmati film 3D di rumah tanpa harus mengeluarkan uang banyak membeli 3D LED TV. Cukup dengan membeli kacamata ini dan film 3d jenis Amber Blue, kita sudah bisa menikmati film 3d di rumah dengan kualitas yang memuaskan dengan menggunakan TV/LCD yang sudah ada.

Lebih detail lagi mengenai kacamata amber blue ini ada di situs resmi Colorcode di www.colorcode3d.com 

Sedangkan list film 3D Amber/Blue terbaru bisa didapatkan di sini

Read More......

Kacamata 3D Anaglyph


Kacamata Red/Cyan SN 201RC
 
  • Warna lensa Red/Cyan
  • Lensa dari acrylic warna, bening 100%
  • Frame kacamata dari plastik gloss
  • Ukuran all size
  • Bisa digunakan untuk menonton film 3D: Polar Express 3D, Sea Monsters 3D, Bugs 3D, Fly Me To The Moon 3D, FInal Destination 3D, dan film-film 3D lama.
  • Compatible dengan driver 3D untuk PC Game (Nvidia 3D Vision atau IZ3D)
  • Support CyberLink PowerDVD Mark II 10.0 Build 1830.51 Ultra 3D (bisa merubah film 2D menjadi 3D) 
  • Harga per pcs Rp. 50.000,-

Kacamata Green/Magenta SN 201GM
 
  • Warna lensa Green/Magenta
  • Lensa dari acrylic warna, bening 100%
  • Frame kacamata dari plastik gloss
  • Ukuran all size
  • Bisa digunakan untuk menonton film 3D: Coraline 3D, My Bloody Valentine 3D, Journey To The Center Of The Earth 3D dan B.O.B's Big Break 3D.
  • Harga per pcs Rp. 50.000,-


Kacamata Amber/Blue CC301
 
  • Warna lensa Amber/Blue
  • Lensa dari acrylic warna, bening 100%
  • Frame kacamata dari plastik gloss
  • Ukuran all size
  • Untuk film-film 3D yang support kacamata Amber/Blue bisa lihat di sini
  • Harga per pcs Rp. 50.000,-
*NEW Kacamata Amber/Blue CC303 
  • ColorCode Original 3D Glasses 
  • Mengurangi ghosting (gambar berbayang) s/d 90%
  • Warna lensa Amber/Blue
  • Frame dari karton, lensa dari kertas plastik tipis
  • Ukuran all size
  • Untuk film-film 3D yang support kacamata Amber/Blue bisa lihat di sini
  • Harga per pcs Rp. 35.000,-

Read More......